Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Apr 16, 2014 in Berita Terbaru | 0 comments

Menkes Kunjungi RS Yowari dan Puskesmas Sentani

Menkes Kunjungi RS Yowari dan Puskesmas Sentani

Menteri Kesehatan RI Dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH, Selasa (15/4/2014) mengunjungi Puskesmas Sentani Kota dan RSUD Yowari Kabupaten Jayapura, di sela sela kegiatannya menghadiri rapat kerja dan musyawarah rencana pembangunan daerah (Musrembang) di Provinsi Papua.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Kesehatan (Menkes) didampingi Wakil Bupati Jayapura Roberth Djoenso dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aloysius Giay.

Disela-sela kunjungannya, Nafsiah Mboi kepada wartawan menyinggung program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang diciptakan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan yang lebih baik.

“Jadi masyarakat merasa beruntung dengan adanya BPJS ini dengan membayar iyuran yang kecil, masyarakat ada jaminan untuk mendapat pelayanan kesehatan yang prepentif, promotif, kreatif sampai rehabilatatif tanpa harus memikirkan biaya. Jadi BPJS bukan untuk cari kendala, jika ada kendala ditemukan dilapangan disilakan diajukan,” kata Menkes.

Dijelaskan, melalui program BPJS sebagian besar biaya pengobatan untuk rakyat kurang mampun telah ditanggung pemerintah melalui BPJS yang bersumber dari APBN.

Dirinya meminta kepada Puskesmas agar jangan membuat masyarakat bingung, karena dalam pelayanan kesehatan sekarang ini di Papua ada dua sistem yakni sistem pengobatan gratis bagi masyarakat asli Papua ini tidak termasuk dalam jaminan kesehatan nasional.  Sedangkan yang masuk dalam BPJS ada dua yaitu harus ada iyuran. Iyuran ini adalah sebagian dibayarkan peserta jaminan kesehatan nasional atau disebut penerima bantuan iyuran (PBI), sedangkan di daerah namanya dulu disebut Jamkesda. Ini semua harus jelas siapa yang ada di dalamnya. Kalau JKM yang dikelolah oleh BPJS Kesehatan termasuk di dalamnya adalah ASKES, TNI, Polri, Jamsostek, Eks Jamkesmas ini secara otomatis adalah peserta BPJS meskipun mereka nanti tidak membawa kartu pada saat berobat sehingga tidak dipersulit pada saat mereka berobat.

Sementara itu, ketika di RSUD Yowari, Menkes menyempatkan diri unutk melihat langsung sarana dan prasarana yang ada, termasuk di antaranaya adalah ruang bersalin dan ruang perawatan bayi yang di rencanakan akan di tingkatkan statusnya menjadi Pusat Rujuakan Neonatan di Provinsi Papua.

Terkait dengan rencana tersebut, Menkes mengatakan bahwa Rumah Sakit Yowari secara umum pihaknya sangat mendukung jika ada rencana menjadikan RSUD Yowari ini sebagai pusat rujukan Neonata, sebab sudah memiliki sarana yang memadai, namun unutk mewujudkan semua itu perlu di lakukan penambahan penambahan di beberapa bidang, dan ini akan dilakukan secara bertahap agar mutu pelayanan itu betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat.

Dia menghimbau rumah sakit itu untuk bekerjasama antar rumah sakit-rumah sakit yang ada di Papua untuk menjadi pusat-pusat neotologi yang di mulai dari Puskesmas dengan memberikan peralatan. “Jadi harus ada pengutan Sumber Daya Manusia (SDM). Sedangkan untuk fasilitasnya sudah hampir sebagian lengkap,” ujar Menkes.

Ditempat yang sama Direktur Rumah Sakit Yowari dr. Frans Sigala menyambut baik atas kunjungan Menkes ke rumah sakit itu.

Menurutnya, kunjungan kerja Menkes ke rumah sakit ini untuk melihat langung perkembangan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Dengan adanya kunjungan Menkes ini, pihaknyadapat membehani pelayanan di rumah sakit agar masyarakat benar-benar dapat merasakan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayapura.

Disinggung masalah program BPJS, Frans Sigala mengatakan, pihaknya dari Menkes mendukung program BPJS yang sudah berjalan dengan baik untuk tetap dilanjutkan sesuai dengan progam dari pemerintah.  Hanya saja, sumber daya tenaga medis yang masih kurang akan terus dibenahi agar semua program yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berjalan lancar

Sumber : suluhpapua.com

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>