Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Jun 13, 2014 in Berita Terbaru | 0 comments

Patah Panah di Timika Adalah Awal Perdamaian

Patah Panah di Timika Adalah Awal Perdamaian

Terkait upaya perdamaian di Timika dengan cara Upacara Adat Patah Panah yang dilakukan pada Rabu (11/6) kemarin adalah tahap awal dari perdamaian antara Suku Moni dan Suku Dani yang tinggal di Kabupaten Mimika. Masih banyak tugas yang harus dilakukan baik oleh pihak keamanan, pemerintah daerah, maupun Lembaga Masyarakat Adat agar perdamaian bisa secara penuh terjadi.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. M Tito Karnavian,MA,P.hD ketika ditanya terkait persoalan perdamaian di Timika pada Kamis (12/6) kemarin di Jayapura. Menurutnya, pasca dilakukannya upacara adat patah tersebut maka hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mencari akar persoalan lalu menyelesaikannya.
“Ini kan proses awal yang namanya patah panah itu, nanti dilanjutkan dengan akar masalah yang utama, yaitu masalah batas tanah ulayat. Nah ini yang sekarang sedang dilakukan sehingga nanti ada kesepakatan yang jelas sehingga perdamaian  terjadi lalu tidak ada konflik yang sama dikemudian hari,”ungkapnya kepada wartawan.
Kapolda melanjutkan bahwa saat ini ada tim gabungan yang telah dibentuk oleh Bupati Mimika yang diasistensi oleh Muspida tingkat Provinsi yang melibatkan ilmuwan di Uncen serta Lembaga Adat, ketua beberapa suku, untuk menentukan batas ulayat. Jika batas ulayat telah dsepakati bersama, akan dipatok dengan melibatkan dari Badan Pertanahan sehingga persoalan tanah bisa selesai.
“Kita harapkan tim ini bekerja dengan baik sehingga jika batas ulayatnya sudah bisa ditentukan dan disepakati sehingga akar persoalan bisa tuntas semuanya. Kalau sekarang ini kita menghentikan kekerasan dulu, menghentikan pelanggaran hukum,”tegasnya.
Untuk pasukan yang sejak pertikaian berjaga di sana, menurut Kapolda, juga masih disiagakan karena pasukan yang bertugas selama ini dari Polres dan Brimob Mimika, Kodim serta Batalyon. “Itu semua pasukan dari sana, jadi tidak ada yang akan ditarik  ke sini,”tandasnya.

Sumber : Cenderawasihpos

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>