Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Apr 11, 2014 in Berita Terbaru | 0 comments

Sail Raja Ampat 2014 akan Dilaksanakan 21 Juni di Waisai

Sail Raja Ampat 2014 akan Dilaksanakan 21 Juni di Waisai

Seperti tahun sebelumnya, pemerintah kembali menyelenggarakan kegiatan Sail untuk keenam kalinya. Kali ini Raja Ampat, Papua Barat terpilih sebagai tuan rumahnya. Puncak acara akan dilaksanakan pada 21 Juni 2014. Berbagai kegiatan menarik pun telah disiapkan di sekitar Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) Raja Ampat. Salah konvoi sekitar 180 kapal layar mewah (yacht) dari berbagai negara. Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo mengatakan kegiatan sail ini untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah kepulauan dan daerah terpencil yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. Selain itu, untuk mengembangkan rute kapal-kapal yacht sehingga dapat mengukuhkan kembali kejayaan Indonesia sebagai bangsa bahari. “Jadi kegiatan ini merupakan salah satu upaya mempromosikan potensi wisata Raja Ampat sebagai kawasan konservasi perairan dalam rangka mengembangkan ekonomi kelautan,” kata Sharif yang juga Ketua Panitia Pelaksana Tingkat Pusat kegiatan tersebut kepada politikindonesia.com saat Launching Sail Raja Ampat dan Festival Danau Sentani 2014, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta, Kamis malam (27/03/2014). Menurutnya, kegiatan sail Indonesia berskala internasional ini sudah diadakan sejak tahun 2009. Sail Indonesia ini dimulai dengan penyelenggaraan Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi-Belitong 2011, Sail Morotai 2012 serta Sail Komodo 2013. Kemudian pada tahun 2014 diselenggarakan Sail Raja Ampat. “Dipilihnya Raja Ampat menjadi lokasi pelaksanaan Sail Indonesia tahun ini karena perairan Raja Ampat merupakan salah satu tujuan pariwisata bahari di kawasan timur Indonesia yang telah mendunia. Selain itu, Raja Ampat juga memiliki keanekaragaman hayati laut terbaik dan menjadi jantung segitiga karang dunia,” paparnya. Sharif menjelaskan, Sail Raja Ampat memformulasikan kegiatan pelayaran di wilayah laut dan aktifitas lain yang berbasis kelautan dengan menekankan pada sektor wisata bahari. Kegiatan ini nantinya akan diikuti peserta dari berbagai negara. Adapun egara yang terlibat adalah Malaysia, Australia, Belanda, Thailand, Filipina, AS dan beberapa negara lain. “Diharapkan, Sail Raja Ampat tidak hanya memberi dampak positif bagi pembangunan kelautan. Selain itu juga mampu mewujudkan keterpaduan dalam mempercepat pembangunan parawisata bahari. Sehingga bisa memberikan nilai tambah dan meningkatkan perekonomian masyarakar di Papua Barat dan wilayah sekitarnya,” ujar Sharif. Sementara itu, Bupati Raja Ampat Marcus Wenma menambahkan, Kabupaten Raja Ampat siap menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan kegiatan Sail Raja Ampat 2014. Bahkan masyarakat Raja Ampat juga siap untuk menyukseskan acara wisata bahari berskala internasional itu. Karena kesuksesan acara sail adalah dengan melibatkan masyarakat. “Persiapan sudah kami lakukan sejak November 2013. Mulai dari pengaspalan jalan hingga penambahan kapasitas air bersih sudah dilakukan. Penduduk juga sudah menyediakan 1.000 homestay dan sejumlah penginapan lainnya, seperti penginapan terapung. Raja Ampat pun bersolek diri. Selain itu, penataan kawasan Pantai WTC juga turut dilakukan,” jelasnya. Selain akomodai, lanjutnya, Bandara Marinda Waisai juga mendapat perhatian. Di antaranya, landasan pacu bandara diperluas yang awalnya 1.200 meter (m) menjadi 1.600 m. Bahkan, ruang tunggu pun diperluas. Persiapan jalan-jalan semua sudah dilakukan hingga kini persiapan mencapai 80 persen. “Dana dari pusat yang dialokasikan untuk acara puncak sebesar Rp92 miliar. Adapun untuk keamanan, berkoordinasi dengan pihak Polri dan TNI,” tegasnya. Pada acara puncak, ada sekitar 20 jenis acara seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan, upacara bendera peringatan HUT Ri ke 69, Gerakan Membangun Kampung, Lintas Nusantara Remaja, reli kapal layar (Yacht Rally), pemuda bahari, ekspedisi riset kelautan, aneka lomba, pameran dan diplomatic tour, pembangunan 1000 unit rumah layak huni. “Peserta itu 3000-5000 orang termasuk dari negara sahabat seperti Amerika, Hongkong. Sail ini bukan milik pemerintah artinya masyarakat berperan aktif,” ujarnya. Sumber : http://zonadamai.com/2014/03/28/sail-raja-ampat-digelar-juni-2014/

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>